Rabu, 22 November 2017

Dr. Alfitra Salamm (Peneliti LIPI dan ketua tim penggagas otonomi khusus Riau)

Dr. Alfitra Salamm (Peneliti LIPI dan ketua tim penggagas otonomi khusus Riau)

Catatan Untuk www.melayuonline.com

Keberadaanwebsiteyang bisa diakses oleh masyarakat internasional, saat ini sudah merupakan keharusan. Seluruh data dan informasi yang disajikan dalamwebsite tersebutdapat dengan mudah dan “murah” diketahui dan dibaca oleh siapapun. Itulah sebabnya, ketika sesuatu telah ditayangkan dalam dunia telekomunikasi tersebut (dunia komputerais). Maka secara inheren dan otomatis sesuatu tersebut telah menjadi bagian dari masyarakat dunia.

Kita tahu, saat ini MelayuOnline.com, yang telah diluncurkan pada awal januari 2007 itu, telah dibaca (atau dibuka) jutaan orang (Saya tidak mencatat jumlah persisnya. Terakhir saya membuka pada 24 januari 2008). Tidak dapat disangkal, saat ini MelayuOnline.com merupakanwebsitetentang dunia Melayu yang mungkin paling komprehensif di dunia. Segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia Melayu, walaupun sebagian halaman datanya masih belum terisi cukup lengkap, tetapi dalam prosesnya akan menjadidatabasetentang Melayu yang paling layak diperhitungkan.

Kesan pertama saya membuka www.melayuonline.com adalah bahwa desain dan penampilan MelayuOnline.com terlihat sangatnyeni, cantik, danrancak. Terlihat bahwa website ini digarap oleh mereka yang ahli di bidangnya.Saya dengar Hari ‘Ong‘ Wahyu, atau Si Ong, terlibat dalam proses itu, dan saya tahu bahwa Si Ong seseorang yang berkaliber nasional untuk urusan desain dan artistik. Kemudahan teknis dalam mengakses semua data juga merupakan nilai tersendiri untuk MelayuOnline.com sehingga orang awam pun dengan mudah dapat mengakses berbagai informasi dan data yang disajikan. Di samping itu, dengan jajaran staf redaktur yang boleh dikatakan kesemuanya adalah para sarjana dengan strata S-2 ke atas, dari berbagai bidang keahlian, maka boleh dikata petanggungjawaban akademis keseluruhan data yang disajikan dalam MelayuOnline.com dapat dipertanggungjawabkan.

Tentu saja di masa-masa yang akan datang saya berharap MelayuOnline.com semakin lengkap data-datanya. Dalam hal ini, saya yakin para pekerja di MelayuOnline.com telah memikirkannya, tetapi saya merasa jaringan antar-web(weblink)perlu diperluas dan diperbanyak, terutama dengan web-web di berbagai perguruan tinggi, institusi-institusi pendidikan, dan lembaga-lembaga lain, baik negeri maupun swasta.

Hal lain yang sedikit menggelisahkan, tetapi sekaligus menantang, adalah hal yang berkaitan dengan klaim penyebaran dunia dan budaya Melayu. Dalam hal ini, bagaimana ke-Melayu-an diposisikan, apakah sesuatu yang sejajar dengan budaya-budaya besar lainnya, atau Melayu sebagai derivasi dari salah satu budaya besar dunia, atau Melayu lebih merupakan kreolisasi dari berbagai budaya besar tersebut sehingga kreolisasi tersebut mengarah atau menjadi sesuatu yang disebut sebagai Melayu.

Jika dalam hal tersebut di atas paradigma kreolisasi yang ingin diposisikan, makaMelayuOnline.com selayaknya selalu memperjuangkan semangat untuk mencari, merumuskan, meramu élan vital kebajikan dari berbagai kebudayaan dan peradaban besar dunia yang terbukti memberikan kecanggihan. Melayu selayaknya terbuka dalam mencari dan menemukan dirinya sendiri dari berbagai aspek kebajikan tersebut. Mungkin hal ini pula yang telah dilakukan oleh teman-teman di MelayuOnline.com. Ramuan élan vital kebajikan tersebut selayaknya menjadi agenda tersembunyi yang terus menerus diperjuangkan, dan diharapkan pelan-pelan menjadi tenaga dan obat bagi masyarakat Indonesia yang sedang menghadapi berbagai masalah serius. Masalah yang jika dibiarkan sangat mungkin membawa kemudaratan dan kekacauan.

Hal konseptual lain perlu mendapat perhatian adalah taksonomi atau kategorisasi dari konsep-konsep dalam memilah-milah data. Hal ini memang perlu hati-hati karena tidak jarang bisa menimbulkan perdebatan panjang yang justru tidak produktif. Saya melihat misalnya, bagaimana posisi dan konsep artefak berhadapan dengan benda-benda budaya, atau dalam kebudayaan itu sendiri. Hal ini perlu dikaji ulang agar tidak terjadi penyederhanaan atau bahkan pencampuran yang tidak jelas taksonomi dan kategorisasinya.

Mengingat barisan MelayuOnline.com adalah para pemuda pakar di bidangnya, saya optimis banyak hal yang bisa dikerjakan. Untuk itu, saya perlu memberi rasa hormat dan pujian kepada Sdr. Mahyudin yang dari dulu telah bekerja keras untuk merealisasikan pekerjaan besar ini, dan tentu bukan hanya MelayuOnline.com, karena telah banyak hal lain yang juga telah dikerjakannya. Juga rasa hormat kepada beliau atas kemampuan mengelola sebuah kegiatan yang penting dan berharga. Tidak ada pekerjaan yang sia-sia. Suatu ketika kita berharap akan memetik buah pekerjaan teman-teman dan Sdr. Mahyudin untuk berbagai keperluan yang berguna dan bermanfaat.

Terimakasih.

Dibaca : 984

14
Sahabat online

Hari ini : 378 Kemarin : 187 Minggu kemarin : 1.178 Bulan kemarin : 3.695

Anda pengunjung ke :
306.958

© 2010. All rights reserved.